Lahir
di kota hujan yang selalu di rindukan, Jawa barat pada 09 April 2006. Saya anak
ke 3 dari 5 bersaudara, Sebagai anak tengah dari lima bersaudara. Saya memiliki
dua kakak dan dua adik laki-laki, yang membuat saya sering bertindak sebagai
mediator dalam keluarga yang hangat dan ramai, Peran saya dirumah sangatlah
menyenangkan, menjadi kaka dan adik dalam satu waktu, Di dalam lingkungan
keluarga saya menjadi seseorang yang extrovert, periang dan humoris. Saya
mempunyai kedua orang tua yang sangat periang dan selalu mengajarkan saya
tentang kemandirian terutama ibu saya, Ibu saya selalu mengajarkan kepada saya
untuk menjadi Perempuan pemberani dan mandiri. Sementara di lingkungan
pertemanan saya cenderung menjadi sosok yang periang dan sedikit manja, saya di
perlakukan seperti anak kecil oleh teman – teman, baik di masa menjadi anak SMA
atau sudah menjadi mahasiswa dan saya mempunyai lingkungan teman yang baik
membuat saya menjadi anak yang sangat mengerti aturan. Dari mereka lah saya
bisa menjadi penasehat dan pendengar dari mereka juga saya mendapat banyak
pengalaman yang sangat luar biasa.
Selain
itu saya mempunyai kebiasaan membaca atau menonton film untuk sekedar menghibur
diri ketika saya merasa Lelah, Di usia yang menginjak dewasa ini, hobi ini
telah menjadi rutinitas ketenangan. Di kehidupan saya sekarang ini penuh
tantangan seperti kuliah, berorganisasi, dan melakukan kegiatan yang
melelahkan. Disaat saya membaca Buku Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi, itu membantu
saya membangun rutinitas yang lebih baik, mengingatkan saya bahwa perubahan
kecil bisa membawa ketenangan besar.
PENDIDIKAN
Saya
memilih melanjutkan sekolah menengah di pondok pesatren, karna sedari awal saya
sudah nyaman di lingkungan pondok pesantren, di pondok pesantren saya melakukan
banyak hal Seperti mengikuti Ekstrakulikuler, Ekstrakulikuler saya amat sukai
adalah kepramukaan, Saya mengikuti perjalanan Asean Scetro pada tahun 2022,
yakni melakukan perjalan di 5 negara yaitu Vietnam, Kamboja, Thailand, Singapur,
Malaysia dan Indonesia tepat nya di batam, hal itu menjadi perjalanan
kepramukaan saya yang paling berkesan, saya bertemu orang – orang sukses dan
hebat, Saya juga mengikuti organisasi yang ada di pondok pesantren dan setelah
lulus saya menjadi guru pengabdian di pondok pesantren lainnya untuk menukar
atau menambah pengetahuan.
Selesai
pengabdian saya memutuskan untuk mengikuti ujian menjadi standar guru tilawati,
setalah saya mempunyai sertifikat tilawati saya mencoba untuk mengajar alquran
dengan metode tersebut, Ketika saya sudah merasa cukup untuk mengajar atau
mengasah kemampuan, saya memberanikan diri untuk bekerja hal lain dengan menambah
skill yang saya punya, Dan setelah saya diterima di salah satu PT di daerah
Jakarta, Saya menjalani kehidupan berangakat pagi pulang malam dan saya sangat amat
terkesan bekerja disana karna banyak pengalaman berharga yang saya dapatkan, kemudian saya melakukan risigen kerja dan
focus untuk belajar, karna Impian pertama saya untuk berkuliah di turki, tapi
takdir berkata lain, Saya diterima di Universitas Negri Yogyakarta.
Saya
senang dan bersemangat sekali dan saya mengikuti prodi Pendidikan Administrasi
Perkantoran, saya mulai dengan PKKMB yang sangat menyangkan, mempunyai teman
baru yang sangat amat baik, Saya juga mengikuti rangkaian kegiatan lain seperti
Student Development Program yang kabar baik nya saya dan tim meraih juara satu
dalam bidang kewirausahaan, Dari kegiatan tersebut saya mejadi lebih semanagat
dan mengikuti beberapa organisasi kampus maupun luar kampus.
HARAPAN DAN IMPIAN
Mempunyai
banyak relasi itu penting, Insipirasi dan motivasi saya agar terus berani maju
dan tidak pantang menyerah selain ibu adalah kaka Tingkat saya, beliau orang
yang sangat hebat dan patut menjadi contoh yang baik, Ketika saya sedang
mengalami susah untuk belajar, susah untuk bangkit beliau datang dengan banyak
cerita pengalaman yang beliau sudah lewati.
Di
masa depan, saya impikan diri sebagai wirausahawan yang sukses. Pada usia 33
tahun, bisnis saya yang akan diberi nama C&B Grup yang akan terus
berkembang menjadi Perusahaan nasional bahkan internasioal dengan cabang di
kota – kota besar seperti Jakarta, Surabaya, bandung, bangkok dan lainnya, Saya
akan fokus pada nilai sustainability dan inklusivitas, dengan produk utama
seperti menambahkan isi kandungan yang sangat aman di dalam skincare dan
bodycare untuk semua masalah kulit, Dengan menggunakan Packaging yang menarik
akan selalu menjadi sorotan di media sosial maka dari itu costumer akan tergiur
dengan produk yang saya sediakan.
Harapan
terbesarku adalah mencapai kebebasan finansial untuk keluarga seperti memiliki
rumah impian, pendidikan tinggi untuk anak-anak, dan tabungan yang cukup untuk
masa pensiun serta waktu lebih banyak untuk melakukan hobi seperti membaca
novel dan menonton film terbaru yang akan tayang pada masa nya di bioskop
pribadi. Dampak positif yang aku bayangkan termasuk menciptakan lapangan kerja
untuk lebih dari 500 orang, terutama kaum muda dari daerah terpencil, dan
menginspirasi generasi muda melalui program mentorship gratis di seminar untuk
mengajarkan kecantikan inklusif dan selfcare berkelanjutan. Saya tahu ini butuh
kerja keras seperti mengelola tim, menghadapi fluktuasi pasar, dan terus
berinovasi tapi saya yakin. Penelitian dari World Bank menunjukkan bahwa
wirausahawan berkontribusi pada ekonomi global dengan menciptakan nilai tambah
hingga 10% PDB di negara berkembang, dan saya ingin menjadi bagian dari itu,
mungkin bahkan memperluas ke pasar internasional seperti Asia Tenggara.
Tidak
hanya itu, harapan berikutnya saya ingin menjadi pemilik kost atau kontrakan
untuk dijadikan sebagai modal untuk masa pensiun saya nantinya, Bersama suami
dan anak - anak saya hidup dengan damai di negara Impian. Saya mengetahui
jikalau kuliah yang saya ikuti saat ini memang tidak sejalan dengan harapan dan
Impian, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk semangat belajar, memahami dan
memperdalam hal tersebut, Tetaplah berjuang demi impianmu, karena lelah adalah
tanda perjuangan, bukan tanda untuk berhenti.

Comments
Post a Comment